OPTICRUISE, TRANSMISI SEMI-OTOMATIS CANGGIH DARI SCANIA Mengawali postingan perdana di awal pekan, garasibus mencoba mengulas tentang transmisi canggih dari Scania, yakni Opticruise . Belakangan ini, Scania Opticruise sedang hangat kembali diperbicangkan di kalangan pencinta bus Indonesia. Sebelumnya, transmisi ini sudah ada di Indonesia tersemat di Scania generasi empat, yakni K124, populasinya pun tidak banyak di Indonesia. Kini dihadirkan kembali oleh ATPM Scania di Indonesia, PT United Tractors melalui Scania K360 atau generasi lima (Scania KN Series). Namun tentunya ada perbedaan di segi pengoperasian dan fiturnya. Sebenarnya apa itu Scania Opticruise? Apa keuntungannya bagi operator, pengemudi dan tentunya penumpang? garasibus mencoba mengulasnya untuk kalian. Opticruise adalah transmisi semi-otomatis dari Scania, menggunakan electro-hydraulic sebagai pengendali kopling untuk kehalusan dan kepresisian perpindahan gigi. Scania mengklaim ini adal...
Postingan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Oktan Bilangan oktan adalah angka yang menunjukkan seberapa besar tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan. Di dalam mesin, campuran udara dan bensin (dalam bentuk gas) ditekan oleh piston sampai dengan volume yang sangat kecil dan kemudian dibakar oleh percikan api yang dihasilkan busi. Karena besarnya tekanan ini, campuran udara dan bensin juga bisa terbakar secara spontan sebelum percikan api dari busi keluar. Jika campuran gas ini terbakar karena tekanan yang tinggi (dan bukan karena percikan api dari busi), maka akan terjadi knocking atau ketukan di dalam mesin. Knocking ini akan menyebabkan mesin cepat rusak, sehingga sebisa mungkin harus kita hindari. Nama oktan berasal dari oktana (C8), karena dari seluruh molekul penyusun bensin, oktana yang memiliki sifat kompresi paling bagus. Oktana dapat dikompres sampai volume kecil tanpa mengalami pembakaran spontan, tidak seperti yang terjadi pada heptana, misalnya, yang dapat terbakar spontan meskipun baru ...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
1. Apakah yang terjadi setelah kematian? Penelitian spiritual telah menunjukkan bahwa manusia terdiri dari empat tubuh dasar sebagai berikut: Fisik Mental kausal atau intelektual (kecerdasan) Suprakausal atau ego halus (tak kasat mata) Gambar di bawah adalah diagram representasi dari terdiri dari apakah manusia. Ketika seseorang meninggal, tubuh fisiknya berhenti untuk hidup. Namun, sisa eksistensi atau kesadarannya terus berlanjut. Eksistansi orang tersebut, minus tubuh fisiknya dikenal sebagai tubuh halus ( lingga deha ) dan terdiri dari tubuh-tubuh mental, kausal (intelek) dan supracausal (ego halus). Tubuh halus ini kemudian pergi ke salah satu dari 13 tempat (alam-alam) eksistensi halus selain alam Bumi. 2. Ke-14 alam-alam/ tempat eksistensi di alam semesta Ada 14 tempat utama di dalam alam semesta ini. Tujuh (7) dari mereka adalah tempat positif dan tujuh lainnya adalah tempat negatif. Ke tujuh tempat negatif biasanya dinamakan sebagai Neraka...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Pneumonia atau Paru – Paru Basah Mengenal Penyakit Paru – Paru Basah Paru-Paru basah sebenarnya tidak dikenal dalam dunia medis, istilah ini hanya familiar bagi masyarakat awam. Istilah paru paru basah dalam bahasa medis disebut Pneumonia , yaitu infeksi satu atau kedua paru-paru yang biasanya disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Sebelum penemuan antibiotik, sepertiga dari semua orang yang mengembangkan paru-paru basah kemudian meninggal dari infeksi. Saat ini, Meskipun sebagian besar orang-orang yang terinfeksi penyakit paru paru basah sembuh, kira-kira 5% diantaranya memiliki prognosis buruk yang dapat berujung pada kematian. Paru-paru basah adalah penyebab utama kematian keenam di Amerika Serikat. Paru-paru basah merupakan istilah di masyarakat yang sering digunakan dokter/petugas medis untuk menunjukkan kelainan pada rongga paru-paru yang terisi cairan paru-paru. Proses yang sebenarnya terjadi adalah proses peradangan. Kenapa disebut ...